Menyiapkan Dana Pensiun Sejahtera Lewat Reksadana

Idealnya semua orang ingin menikmati masa pensiun dengan tenang dan sejahtera. Sayangnya, angan-angan itu tidak mudah untuk dijadikan kenyataan, sebab bila tidak dipersiapkan dengan baik, bisa saja pada saat pensiun nanti malah menjadi masa yang suram, khususnya dari sisi keuangan. Situasinya, penghasilan Anda akan berkurang, tapi ada biaya hidup yang harus ditanggung dan jumlahnya tidak kecil.

Masa pensiun kerap menjadi salah satu hal yang kurang mendapat perhatian dan persiapan bagi kita semua. Tapi tenang saja, ada beragam cara untuk mempersiapkan pensiun dengan baik. Salah satunya dengan berinvestasi. Ada banyak jenis jenis investasi yang ditawarkan oleh lembaga keuangan, tapi tidak semuanya cocok untuk digunakan. Itulah sebabnya, Anda harus pintar memilih produk yang cocok untuk dijadikan penjamin masa pensiun

Salah satu produk investasi yang minim risiko tapi memiliki hasil investasi yang bagus di masa depan adalah reksadana. Produk investasi ini sangat cocok digunakan untuk investasi jangka panjang dalam kurun waktu 10 tahun hingga 20 tahun ke depan, reksadana pas menjadi pilihan untuk persiapan biaya masa pensiun Anda. Berikut alasan kenapa Anda wajib mempertimbangkan reksadana untuk tabungan investasi masa pensiun Anda:

1. Potensi Hasil Investasi Menarik dan Optimal

Karena disiapkan untuk masa pensiun yang jarak waktunya minimal jangka masih 15 – 20 tahun lagi. Maka investasi Reksadana menjadi pilihan yang tepat untuk mencapai tujuan nilai yang sudah kita hitung sebelumnya. Karena, semakin lama jangka waktunya, tentu imbal hasil yang didapat juga semakin besar.

2. Likuiditas Reksadana Relatif Tinggi

Dalam menjalani kehidupan, tentu tidak lepas dari berbagai risiko, seperti sakit, kecelakaan, atau hal-hal lain yang memaksa kita untuk memiliki dana sesegera mungkin. Disinilah letak keunggulan reksadana, di mana  reksadana memiliki likuiditas tinggi sehingga mudah dicairkan jika kita sedang membutuhkan uang. Karena itu, reksadana menjadi pilihan investasi yang tepat untuk kebutuhan ini.

3. Kepemilikan Atas Nama

Salah satu yang membuat banyak orang masih tidak mau untuk menggunakan investasi sebagai dana pensiun adalah keamanan. Untuk reksadana, akun Anda sudah dilindungi oleh perlindungan kepemilikan dalam bentuk atas nama. Artinya, investasi reksadana akan dibukukan atas nama kita, lalu ketika ingin dicairkan, prosesnya tidak dapat berjalan tanpa instruksi dari Anda dan hanya dapat dipindahkan pada rekening Anda sendiri juga.

4. Dikelola Tenaga Ahli Profesional

Dalam investasi reksadana terbaik, dana Anda dipegang dan diatur oleh tenaga profesional yaitu manajer investasi. Khawatir dengan kemampuan para manajer investasi ini? Tenang saja, dana Anda telah dipegang oleh orang yang tepat. Karena para manajer investasi yang memegang dana Anda rata-rata sudah berpengalaman dalam mengelola dana nasabah. Sehingga uang Anda akan dikelola secara profesional.

5. Bisa Dibeli dengan Harga Murah

Keunggulan lain yang membuat reksadana layak digunakan sebagai persiapan masa pensiun adalah harganya yang murah. Di mana, cukup mengeluarkan Rp100.000, Anda sudah bisa membeli produk investasi ini. Tentunya ini sangat memudahkan Anda yang berpenghasilan menengah ke bawah, karena tidak akan menggerus keuangan secara berlebihan.

6. Mudah Didapatkan

Sekarang membeli produk reksadana sudah semakin murah, di mana produk ini sudah ditawarkan oleh banyak bank dan perusahaan investasi yang bertebaran di mana-mana. Cukup datang ke kantor mereka, lalu mendaftarlah sesuai dengan kebijakan lembaga itu. Lalu mulailah berinvestasi. Mudah bukan?

Investasi Indonesia reksadana itu ibarat menanam sebuah pohon, tidak akan tumbuh besar hanya dalam waktu sehari, seminggu, atau setahun saja. Tetapi. Anda harus menunggu selama beberapa bahkan puluhan tahun untuk bisa menikmatinya. Bersabarlah, dan tetaplah berinvestasi demi menikmati masa pensiun yang indah. Jadi, selamat berinvestasi reksadana!


Share:

Bagaimana Mengemas Paket Sedikit Sampah

Apakah ada di antara Anda yang membaca artikel ini pernah berbelanja di Sustainability Webshop? Jika Anda pernah berbelanja di toko web keberlanjutan, Anda akan mendapatkan paket limbah minimal, yang sebagian besar waktu dikemas dengan lebih sedikit limbah. Apalagi untuk pengiriman ke luar negeri, salah satunya untuk kirim paket ke australia alangkah lebih baik jika menggunakan sedikit bahan untuk packing.

mengapa sebagian besar waktu? Ya, terkadang kurir suka "berbaik hati" menambahkan plastik untuk melindungi paket yang kita kirim. Kalau sudah begini, mohon pakai plastik dari kurir ini lagi ya!

Mengapa Paket Minimal Sampah Penting?

Transaksi belanja online di satu marketplace Indonesia saja bisa mencapai 200.000 transaksi per hari!. Bisa dibayangkan banyaknya pemborosan dari transaksi ini akibat pengemasan yang berlebihan dan fokus hanya pada sekali pakai - selama paket penjualan sampai ke pembeli dengan selamat. 

Kita sebagai penjual barang harus memperhatikan cara mengemas barang yang akan kita kirim ke pembeli agar bisa sampai dengan selamat. Oleh karena itu, bagi Anda yang memiliki bisnis online, yuk kemas produk kita dengan aman dan juga tidak berdampak buruk bagi lingkungan.

Tips Mengemas Paket Sampah yang Lebih Sedikit

Menggunakan karton bekas

Sebisa mungkin kemas paket Anda dengan karton bekas. Jika ini tidak memungkinkan (karena estetika dan merek), coba gunakan karton daur ulang. Hanya ada satu ciri karton yang dapat didaur ulang: tidak memiliki lapisan mengkilap. Ya, karton coklat biasa itu!

Menggunakan pita plastik bekas

Salah satu cara untuk mengurangi penggunaan pita plastik adalah dengan menggunakan kembali pita plastik yang kami dapatkan dari pemasok kami.

Yup, Anda membacanya dengan benar! Ini bisa dilakukan tetapi membutuhkan waktu dan energi. Baca cerita lengkap saya menggunakan pita plastik bekas di sini.

Menggunakan alternatif pengganti plastik atau pita kertas

Mana yang lebih baik, selotip atau selotip plastik? Banyak yang beranggapan bahwa pita perekat adalah pilihan yang lebih baik daripada pita plastik.


Share:

Terkini

Label